Monday, November 7, 2016

RSU Kebanggaan Warga Serdang Bedagai


Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman tak bisa dipungkiri merupakan Rumah Sakit Umum Kebanggaan Warga Serdang Bedagai Sebab RSU inilah Satu-satunya RSU Milik Pemerintah di Kabupaten Serdang Bedagai. Jujur saja, jika dikatakan sebagai primadona masih jauh dari kata primadona. Tetapi untuk warga sekitar desa Firdaus yang terdiri dari beberapa dusun merupakan alternatif pertama, apalagi jika sakit tiba-tiba saat malam hari.



Dari segi tempat atau lokasi, sudah cukup strategis dimana bisa dikatakan ditengah-tengah Kabupaten Serdang Bedagai, tetapi belum untuk segi Fasilitas ditambah lagi dengan pelayanan Paramedisnya.

Tetapi setahap demi setahap RSUD Sultan Sulaiman mulai melakukan pembenahan walaupun masih merangkak. Masih banyak catatan baik itu kepada Direktur RSUD ini secara langsung dan kepada Bupati Serdang Bedagai secara Umum.

Baru-baru ini, bulan Awal Bulan Nopember orang tua saya diopname di RSUD ini, seperti yang saya sebutkan diatas, kambuh saat dinihari sehingga alternatif terbaik dan tercepat adalah ke RSUD ini. Saat menjenguk orang tua saya, saya secara tidak sengaja melihat layanan dan fasilitas RSUD ini. Ada beberapa catatan baik dan kurang baik yang saya lihat.

Hal yang kurang baik :
  1. Cantolan untuk botol infus banyak yang tidak punya kaki portabel, sehingga hanya diikat di teempat tidur pasien.
  2. Kamar mandinya banyak yang rusak, padahal kamar mandi merupakan salah satu penunjang utama diruang perawatan.
  3. Nyamuk banyak sekali diruang perawatan
  4. Tempat menjemur Pakaian tidak ada ditentukan tempatnya.
  5. Layanan paramedisnya masih kurang senyum dan cepat tanggap.
  6. Pintu Utama seharusnya dibuka 24 Jam, karena ditutup pasien masuk dari pintu samping.
Hal Baiknya :
  1. Tamannya sudah mulai dibenahi untuk rumput hias.
  2. Kebersihannya sudah lumayan.
Pertanyaan yang paling besar yang masih ada dibenak saya adalah, mengapa RSUD Sebesar itu kok Pasiennya sangat sedikit? Apakah karena Warga Serdang Bedagai Sehat Semua?
  1. Mungkin Warga Sergai Sehat Semua.
  2. Mungkin banyak yang tidak puas akan layanannya, sehingga beralih ke RSU Lainnya.
Berbenahlah RSUD Sultan Sulaiman, Jadilah Kebanggan Warga Serdang Bedagai.

Semoga Bermanfaat.

Friday, September 16, 2016

Batak Rantau Anak Sergai Se Jabodetabek


Jika anda merantau apalagi ke Pulau Lain, Apa yang anda cari pertama kali? Tentu pekerjaan. Anggap anda sudah mendapatkan kerja, trus apa yang anda cari lagi? Pastinya teman.

Hampir semua anak rantau pasti akan lebih welcome jika sekampung di tempat lahir mereka apalagi jumlahnya masih sedikit. Pasti sosialnya akan lebih tinggi. Maka itu perlunya suatu kumpulan atau padepokan atau apalah namanya untuk menyatukan visi dan misi.

BRASS (Batak Rantau Anak Sergai se Jabodetabek). Pasti komunitas ini hanya untuk yang asalnya dari Kabupaten Serdang Bedagai. 



Komunitas seperti ini sangat baik untuk diikuti, selain dari menjalin silahturahmi, bisa juga untuk saling membantu, berbagi suka dan duka, apalagi jauh dari keluarga.

Buat anda-anda anak Rantau, carilah tempat bernaungmu, pasti akan ada manfaatnya.

Semoga BRASS lancar Jaya.

Korupsi Pengaspalan Jalan Pasar Rodi



Baru-baru ini Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terus menindaklanjuti kasus proyek yang diduga sarat dengan korupsi, mark up proyek jalan peningkatan badan jalan di Pasar Rodi, Desa Firdaus, Kec.Sei Rampah, menuju Desa Suka Jadi, Kec.Tanjung Beringin Kab Serdang Bedagai, masih dalam penyelidikan, dan sample hotmix sudah kita ambil, kita tinggal menunggu dari tim ahli USU sesuai keterangan dari Pihak Kejaksaan.

Kasie Pidsus Teddy, melanjutkan kasus ini terus kita usut dan kita tunggu saja hasil dari tim teknik USU, kasus ini terus kita tindak lanjuti,”Kata Teddy dihadapan Sugito sebagai pelapor dan rekan-rekan media lainnya, ya kita tunggu aja, kata Teddy.


Masih ingat indikasi korupsi proyek peningkatan jalan Pasar Rodi di Desa Firdaus menuju Desa Suka Jadi, Kec.Tanjung Beringin yang dikerjakan CV Vidya yang menelan dana 2.158.000,- dari anggaran Dana PU Serdang Bedagai tahun 2015 APBD Serdang Bedagai, kita melihat adanya dugaan korupsi dan proyek tersebut dugaan ini sudah di mark up, sehingga sudah beberapa pelaku sudah di periksa oleh Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai, seperti Kelompok Kerja (POKJA) dari Dinas PU, Kepala Bidang (Kabid) yang bertanggung jawab terhadap proyek itu dan juga pemilik CV Vidya juga sudah di ambil keterangannya Kasie Pidsus dan saat ini kasus itu lagi dilakukan penyelidikan.

Seperti yang diungkapkan Sugito, beberapa hari lalu, Kita minta kepada Kajari Serdang Bedagai, Erwin Panjaitan, beserta Kasi Pidsus.Teddy Lajuardi Syahputra , supaya proyek ini diusut tuntas, karena kita minta Kajari Erwin Panjaitan melihat hasil kerja pemborong peningkatan badan jalan Pasar Rodi di Desa Firdaus dan Kajari Serdang Bedagai Erwin Panjaitan SH beserta Kasi Pidsus Teddy Lajuardi, meneliti keadaan proyek tersebut, dan kasusnya terus lanjut, hanya menunggu politeknik USU dan audit Independen, baru ditetapkan tersangka, “Kata Sugito.




Sugito, menambahkan, adanya terindikasi dugaan korupsi pengerjaan pengadaan tersebut dilokasi sudah terlihat bahwa pengerjaan sudah ada pengerjaan Lapen (Hotmix) sebelumnya.Dan bisa diduga pengerjaan dasar yaitu lapisan sertu dan lapisan Base Course (Beskos) tidak dilakukan karena sudah ada sebelumnya, dilokasi penemuan ditemukan bahwa Hotmix pada lapisan atas hanya sekitar dua cm, sedangkan menurut RAB (Kontrak)kerjaan tersebut harus empat cm Hotmix dan Lapisan Base Course (Beskos) 10 cm. ungkap Sugito, sehingga dari pengerjaan proyek tersebut sudah sangat jelas mark-up atau indikasi korupsinya sudah jelas ada, ungkap Pelapor.

Semoga bisa membuat jera para koruptor, apalagi untuk fasilitas umum terutama Jalan. semoga cepat terungkap.